Review Buku: ‘You’ve Got To Read This Book’ oleh Jack Canfield & Gay Hendricks

Buku memiliki kekuatan di dalamnya. Buku dapat merubah seseorang menjadi pribadi yang lebih baik, namun itu tidak ada jaminan. Umpamakan ada dua orang remaja sedang membaca buku yang sama: Satu terinspirasi dan satu lagi bosan. Maka si orang yang bosan tentu tidak akan mendapatkan manfaat dari buku tersebut. Jadi, buku dapat merubah seseorang jika hanya orang tersebut memang ingin berubah.

Jika Anda mencari referensi buku yang bermanfaat untuk di baca, maka buku inilah jawaban nya. Buku ini berisi tentang 55 orang yang hidup nya berubah setelah membaca buku. Mereka menjelaskan bagaimana isi dan cerita dari buku tersebut dapat merubah hidup mereka menjadi lebih baik dan sukses.

55 orang ini dulunya merupakan orang biasa sama seperti orang-orang kebanyakan. Yang membedakan adalah mereka memiliki satu hobi yang sama yaitu membaca. Sekarang mereka adalah orang-orang yang ahli di berbagai bidang seperti politik, kesehatan, psikologi, bisnis, seni, olahraga dan lainnya.

Salah satu dari 55 orang itu adalah Stephen Covey. Ia merupakan salah satu dari 25 orang yang paling berpengaruh menurut majalah Time. Dia adalah pengarang dari beberapa buku best seller, salah satunya adalah The 7 Habits of Highly Effective People yang menjadi best seller internasional, buku itu terjual lebih dari 15 juta buah dan telah diterjemahkan ke 38 bahasa.

Dalam buku ini Stephen Covey bercerita bagaimana setelah ia membaca buku Man’s Search for Meaning karangan Viktor Frankl dan A Guide for the Perplexed karangan E.F. Schumacher dapat merubah hidup nya. Ia menjelaskan bahwa buku tersebut mengajarkan ia tentang kesadaran dan kebijaksanaan yang memberi dampak positif baginya dalam mengajar, menulis dan kehidupan pribadi nya sehingga ia bisa menjadi seperti sekarang ini.

Contoh lainnya adalah Wally Amos yang merupakan seorang penulis, pengajar dan wirausahawan. Ia terkenal sebagai pendiri dari Famous Amos Cookie Company yang menjadi pionir dalam industri biskuit/cookie.

Wally Amos di dalam buku ini menceritakan bahwa dia dulu tidak dapat mengendalikan hidup nya. Ia memiliki banyak uang, namun ia merasa ada sesuatu dalam dirinya yang hilang, ia merasa gelisah, takut dan tidak tenang, namun tidak tahu pasti apa penyebab semua itu. Sampai suatu hari ia menemukan sebuah buku yaitu Love is Letting Go of Fear karangan Gerald Jampolsky. Setelah membaca buku itu, ia menjadi lebih baik dan sadar, bahwa dalam situasi apapun, jika ia merasa takut, itu karena ia tidak mencintai diri nya sendiri, tidak mencintai situasi tersebut, tidak mencintai hidup. Dan pada akhirnya ia menjadi pribadi yang lebih baik, lebih berani dan berhasil mengembangkan bisnis cookie nya.


Saya mengambil kesimpulan bahwa ini adalah buku didalam buku. Di dalam buku ini terdapat 55 orang dengan 55 buku yang merubah hidupnya. Walaupun buku ini belum ada terjemahan indonesia nya, namun buku ini cukup ringan dan mudah dibaca, tidak banyak terdapat kata-kata yang sulit untuk dicerna. Saya merekomendasikan buku ini untuk kalian yang sedang mencari bahan bacaan yang menarik dan bermanfaat.

This is books inside a book.

One Reply to “Review Buku: ‘You’ve Got To Read This Book’ oleh Jack Canfield & Gay Hendricks”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *