Review Buku ‘The Secret’ oleh Rhonda Byrne

Setahun sebelum buku ini ditulis, Rhonda Byrne sang penulis sedang berada pada masa sulit dalam hidup nya. Ia bekerja banting tulang, ayah nya mendadak meninggal dan hubungan nya dengan orang sekitar sangat kacau. Sampai pada akhirnya ia diberi kilasan sebuah Rahasia Besar-Rahasia Kehidupan melalui buku yang berusia seratus tahun, hidupnya berubah menjadi lebih baik dan semua yang ia pikirkan dan inginkan menjadi kenyataan.

Ia sangat terkejut mendapati bahwa rahasia ini bukanlah hal baru. Bahkan nama-nama besar seperti Plato, Shakespeare, Newton, Hugo, Beethoven, Lincoln, Emerson, Edison dan Einstein telah mengetahui dan menerapkan rahasia ini.

Konon katanya, rahasia ini dapat memberikan segala sesuatu yang kita inginkan: kebahagiaan, kesehatan, kekayaan, apapun itu. Di zaman dulu, rahasia ini disembunyikan dan hanya diketahui oleh sedikit orang.

Lalu sebenarnya apa rahasia itu?

Dalam buku ini dikatakan bahwa, dimana pun kita berada-India, Australia, Indonesia, London, New York- kita semua bekerja dengan satu daya. Satu hukum. Hukum ini tidak terlekang oleh waktu. Hukum ini akan terus ada tidak peduli kapanpun dan dimanapun kita berada. Hukum ini adalah Hukum tarik-menarik.

Itulah rahasianya. Hukum tarik-menarik.

Segala sesuatu yang datang dalam hidup kita ditarik oleh kita ke dalam hidup kita. Artinya, segala citra-citra yang kita pelihara dalam pikiran kita akan tertarik ke dalam hidup kita. We become what we think about

Saya percaya pernyataan diatas. Saya percaya bahwa diri kita adalah apa yang kita pikirkan. Pikiran adalah pelopor. Dari pikiran muncul tindakan. Dari tindakan muncul kebiasaan. Dari kebiasaan muncul karakter. Dari karakter menjadi masa depan hidup kita. Semua berawal dari pikiran.

Selanjutnya, bagaimana cara menggunakan rahasia ini?

Dalam buku ini ditulis bahwa terdapat tiga langkah untuk menggunakan rahasia ini.

Langkah pertama: Meminta.

Berilah tugas pada semesta. Biarkan semesta mengetahui apa yang kita inginkan. Mintalah apa yang kita inginkan melalui pikiran kita. Semesta selalu merespon pikiran-pikiran kita. Apa yang benar-benar kita inginkan?

Ketika kita benar-benar menginginkan sesuatu dan berjuang untuk mendapatkannya, seluruh alam semesta akan membantu kita untuk mendapatkannya. -Paul Coelho

Saya melakukan ini dengan menulis daftar tujuan atau hal-hal yang saya inginkan di masa depan pada secarik kertas. Lalu saya menempelnya di dinding dekat meja belajar saya. Hal ini membuat saya tetap fokus dan melihat hidup dalam sudut pandang yang lebih besar. Saya melihat big picture pada kehidupan saya, kesulitan dan tantangan saat ini hanya pelengkap untuk mencapai tujuan saya.

Langkah kedua: Percaya

Kita harus percaya bahwa kita telah menerima nya. Bukankah kita sering mendengar bahwa tidak ada yang mustahil di dunia ini? Tidak ada impian yang tidak dapat terwujud jika kita yakin, percaya dan mau berjuang untuk meraihnya. Saya percaya itu. Mungkin ini perlu waktu, namun cepat atau lambat, saat itu akan datang, saat dimana impian dan semua yang kita impikan terwujud.

Langkah ketiga: Menerima

Ini adalah langkah terakhir dalam proses menggunakan rahasia. Setelah meminta, percaya, lalu selanjutnya adalah menerima. Yang harus kita lakukan untuk menerima adalah merasa baik. Ketika kita merasa baik, semua hal baik pun akan mendatangi kita, kita akan menerima apa yang kita minta.

Rahasia ini barangkali sudah sering kita dengar. Mungkin tidak kita menyadari itu. Kata-kata pepatah seperti “Apa yang kita tabur itulah yang kita tuai, apa yang kita tanam itulah yang kita petik” pasti sudah tidak asing di telinga kita. Kita tidak mungkin menanam kacang dan berharap apel. Kita tidak bisa menanam apel dan berharap orange juice. Hidup akan memberi jika kita memberi kepada hidup. Hukum ini tidak terbantahkan. Namun, lagi-lagi, semua perlu waktu. Ada saatnya musim bercocok tanam dan ada saatnya musim panen.

Membaca buku ini membuat saya menjadi lebih optimis. Buku ini membuat saya sadar bahwa kita adalah michelangelo diri kita sendiri. Kita adalah apa yang kita pikirkan. Seperti yang diajarkan oleh Sang Buddha pada masa itu bahwa “Diri kita adalah akibat dari apa yang sudah kita pikirkan”. Saya merekomendasikan buku rahasia ini untuk dibaca siapa saja 😀

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *