Review Buku: ‘Mindset’ oleh Carol Dweck

Saya percaya bahwa semua orang itu pada dasarnya sama, yang membedakan hanyalah karakter dan pola pikir dari orang tersebut. Jika kita berpikir bahwa kita bisa, maka kita bisa. Sebaliknya jika kita berpikir kita tidak bisa, sering kali kita akan menyerah bahkan sebelum kita mencoba nya. Seperti yang dikatakan oleh Brendon Burchard, seorang motivator dari Amerika bahwa “Success is just about mindset game”.

Mindset adalah hal yang penting dalam hidup kita. Dan yang menariknya, mindset seseorang bukanlah sesuatu yang tetap (fixed), kita dapat mengubahnya.

Saya suka buku ini. Konsep nya sederhana namun dalam makna nya. Pola pikir atau mindset seseorang memainkan peranan penting dalam hidup. Mindset membedakan satu individu dengan individu lainnya.

Dalam buku ini saya mengetahui ada dua jenis mindset yang dimiliki suatu individu, yaitu Fixed Mindset dan Growth mindset. Seseorang tidak dapat mengadopsi kedua mindset ini. Umumnya ia akan lebih condong dan fokus pada salah satu dari kedua mindset tersebut.

Fixed Mindset adalah mereka yang menganggap bahwa talenta dan kecerdasan seseorang itu adalah sesuatu yang fixed atau tidak bisa diubah. Mereka percaya bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang memang sudah diperoleh sejak lahir. Tidak peduli seberapa keras usaha yang dilakukan, itu tidak berarti apapun. Saya memang dilahirkan dengan kapasitas otak seperti ini, jadi saya tidak perlu belajar, hasilnya akan sama saja.

Di lain sisi, Growth Mindset adalah mereka yang percaya bahwa talenta dan kecerdasan seseorang adalah sesuatu yang dapat dikembangkan. Mereka yakin dan percaya bahwa selalu ada ruang menjadi individu yang lebih baik, lebih cerdas dan sukses. Semua dapat diperoleh dari usaha dan kerja keras yang dipupuk hari demi hari.

Orang dengan growth mindset menganggap bahwa kesulitan, rintangan dan tantangan dalam hidup adalah pil yang membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik dalam hidup ini. Mereka adalah pribadi yang tidak pernah berhenti untuk selalu ingin tahu dan belajar hal-hal baru.

Dr. Carol Dweck bertanya ke beberapa siswa nya, “Kapan kamu merasa bahwa kamu pintar?”

Siswa-siswa dengan fixed mindset menjawab:

“Itu adalah saat saya tidak membuat kesalahan.”

“Ketika saya berhasil menyelesaikan sesuatu dengan sempurna.”

“Ketika sesuatu terasa mudah bagi saya dan orang lain kesulitan mengerjakan nya.”

Mereka berpikir tentang kesempurnaan. Tetapi siswa-siswa dengan growth mindset menjawab:

“Ketika itu sulit, sangat sulit dan saya berusaha dan mencoba sekuat tenaga, dan saya berhasil mengerjakan sesuatu yang tidak bisa saya kerjakan sebelumnya.”

“Ketika saya berusaha dan bekerja keras pada satu hal dengan waktu yang lama dan pada akhirnya saya berhasil”

Bagi siswa dengan growth mindset itu semua bukan tentang kesempurnaan. Tetapi itu tentang proses belajar yang terus menerus dilakukan. Mereka menghargai proses belajar. Fokus pada proses, bukan hasil.

Dalam buku ini dijelaskan bahwa masa muda adalah saat yang penuh dengan kesempatan; saat untuk kita belajar hal baru, saat untuk kita mencari tahu apa yang kita sukai dan ingin menjadi apa kita di masa depan.

Namun sering kali ditengah perjalanan, kita dihadapi dengan kegagalan yang dapat membuat kita menyerah.

Dari buku ini saya belajar bahwa untuk menjadi hebat kita perlu gagal terlebih dahulu. Untuk menjadi sangat hebat kita juga harus gagal dahulu. Karena dari kegagalan itu kita dapat belajar banyak hal yang dapat membantu kita menghadapi tantangan-tantangan di masa depan.

Selain itu, usaha dan kerja keras bukanlah sesuatu yang membuat kita menjadi tertekan; sebaliknya bekerja keras adalah sesuatu yang membuat kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan jika kita bekerja keras pada suatu hal, cepat atau lambat kita akan mendapat hasilnya. Tidak ada usaha yang sia-sia.

Saya suka buku ini. Tidak heran bahwa banyak orang-orang yang merekomendasikan buku ini untuk dibaca. Konsep nya sederhana dan mudah di mengerti. Saya pikir buku ini adalah bacaan wajib bagi orang yang suka dengan buku non fiksi.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *