Review Buku: ‘Ma Huateng & Tencent’ Oleh Leng Hu

Jelih dalam melihat peluang. Itulah kalimat yang mungkin dapat mendeskripsikan Ma Huateng secara garis besar. Ia adalah pendiri Tencent, salah satu perusahaan raksasa internet di China. Produk yang paling populer dari Tencent mungkin adalah aplikasi pesan untuk perangkat mobil yang digunakan oleh sebagian besar penduduk di China yaitu QQ dan WeChat. Tencent juga merambah hampir seluruh bidang di internet, mulai dari aplikasi hiburan seperti games, aplikasi pendidikan atau informasi hingga aplikasi pembayaran. Berkat kesuksesan Tencent, Ma Huateng menduduki posisi sebagai orang terkaya nomor satu di China saat ini.

Ma Huateng adalah orang yang paling berpengaruh dibalik kesuksesan Tencent. Ia adalah orang yang sangat kompetitif dan jelih melihat peluang. Segala sesuatu yang ia rasa dapat di online kan maka akan di online kan. Ia ingin Tencent dapat mencakup seluruh kehidupan masyarakat China. Dan hal itu sekarang terbukti, Tencent menjadi salah satu perusahaan internet terbesar di China dengan jumlah karyawan hampir mencapat 50 ribu karyawan.

Dilahirkan pada tahun 1971, masa kecil Ma Huateng dapat dikatakan lebih mudah atau senang dibanding pendiri perusahaan raksasa internet yang lain seperti Jack Ma pendiri Alibaba atau Ren Zhengfei pendiri Huawei. Ayahnya adalah seorang kader dan mantan akuntan untuk Otoritas Pelabuhan Hainan. Ditambah lagi, ayahnya berada satu kampung dengan Li Ka Shing, seorang mafia Hong Kong yang membantu dan memberikan modal kepada Ma Huateng diawal-awal ia mendirikan Tencent.

Ma Huateng juga terampil dari segi akademis. Ia berkuliah di Universitas Shenzhen dan mengambil jurusan Ilmu Komputer. Selama menjadi mahasiswa disana, ia dikenal sebagai murid yang pintar dan memiliki bakat dibidang komputer. Salah satu perusahaan yang mengetahui karya-karyanya membeli salah satu program yang dibuatnya dan memberikan uang sebesar 50 ribu yen kepadanya, uang yang sangat banyak pada masa itu.

Setelah tamat kuliah, ia tidak langsung mendirikan Tencent, tetapi ia bekerja dahulu selama kurang lebih 5 tahun sebagai insinyur perangkat lunak di Runxun, salah satu perusahaan pengembangan komunikasi. Disana ia banyak belajar dan mengenal klien, hal yang membantunya di awal-awal mendirikan Tencent.

Pada tahun 1998, Ia bersama dengan empat teman nya yaitu Chen Yidan, Zhang Zhidong, Xu Chenye dan Zeng Liqing mendirikan Tencent. Aplikasi pertama yang mereka kembangkan yaitu adalah QQ, sebuah aplikasi pesan instan untuk perangkat mobil. QQ sangat populer di China terutama di kalangan remaja karena dianggap lucu yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan karakter seperti avatar. Pada aplikasi QQ, pengguna juga dapat bermain games serta mendapatkan hadiah berupa koin yang dapat ditukar dengan barang atau pernak pernik. Itulah salah satu hal yang membuat QQ populer di China.

Kemudian pada tahun 2009, Tencent meluncurkan WeChat, salah satu aplikasi digunakan hampir seluruh masyarakat China sekarang ini dengan jumlah pengguna aktif setiap bulannya mencapai 1 milyar pengguna.

Selain QQ dan WeChat, Tencent juga merambah ke hampir seluruh ruang lingkup kehidupan masyarakat China. Aplikasi-aplikasi lainnya yang tidak kalah populer seperti Tencent Games, Tencent Comic, Tencent Classroom, Nextradio, Tencent Microblog, QQ Browser, QQ Mail, QQ Wallet dan Tenpay.

Namun sayangnya, aplikasi-aplikasi yang Tencent kembangkan dapat dikatakan merupakan sebagai pengembangan dari yang sudah ada. Tencent sangat inovatif dalam mengembangkan aplikasi-aplikasi yang sudah ada, sehingga walaupun Tencent meniru konsep aplikasi yang sudah ada, ia selalu berhasil unggul dan membuat nya menjadi lebih baik.

Terlepas dari ini semua, Ma Huateng dianggap sebagai individu yang memiliki keterampilan dalam melihat dan memanfaatkan peluang. Sebelum membuat suatu keputusan, ia tidak gegabah dan selalu mempertimbangkan nya dengan detail. Oleh karenanya, Tencent dapat bergerak lebih awal dan lebih cepat untuk menangkan ratusan juta pengguna di China. Karena strateginya tersebut, banyak pesaing yang kalah dari Tencent. Meskipun masa depan tidak bisa diprediksi, namun Tencent terus menyusuri dan tidak berhenti dalam melihat dan memanfaatkan peluang untuk mewujudkan visi nya menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *