Review Buku ‘Elon Musk’ oleh Ashlee Vance

Zip2, PayPal, SpaceX, Tesla, SolarCity dan OpenAI adalah deretan perusahaan teknologi yang dibangun oleh Elon Musk. Tidak heran jika ia disebut sebagai sosok Iron Man pada kehidupan nyata. Pria yang lahir di Afrika Selatan ini adalah manusia super dan ambisius, misinya sekarang adalah membawa manusia berangkat ke Mars untuk makan, minum, mandi, tidur dan memulai kehidupan disana. Ia juga menyatakan bahwa ia ingin menghabiskan masa tua nya dan meninggal di Mars. Interesting.

Elon Musk kecil adalah seorang anak kutu buku. Ia sangat gemar membaca. Sebuah buku tidak pernah lepas dari genggaman tangan nya. Ia menghabiskan waktu 10 jam dalam sehari hanya untuk membaca. Jika itu adalah hari libur, maka ia sanggup melahap 2 buku sekaligus dalam sehari.

Saat kecil ia juga sering di bully teman-teman nya. Bahkan sampai masuk rumah sakit dan dirawat hingga seminggu. Orang sekitarnya tidak melihat tanda-tanda bahwa ia akan menjadi seorang billionaire di masa depan. Ia tidak berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Ia juga tidak pernah terlibat dalam kegiatan organisasi kepemimpinan atau semacamnya. Orang-orang sekitarnya sungguh heran pada perubahan drastis yang terjadi pada dirinya. Ia telah menjelma menjadi salah satu manusia paling ambisius di planet ini.

Saat berusia 17 tahun, ia terbang ke Kanada untuk kuliah di Queens University (ia memilih Queens daripada Univ. of Waterloo karena menurutnya gadis-gadis di Queens lebih cantik, cool!). Disana ia mengambil dua jurusan yaitu Fisika dan Ekonomi. Dua tahun kemudian ia pindah ke University of Pennsylvania di Amerika Serikat melalui beasiswa. Di Penn, ia menemukan orang-orang yang sejenis dengan nya (nerd, kutu buku), jadi ia merasa nyaman berada disana. Setelah menyelesaikan studi nya, ia melamar program PhD di Stanford University dan memutuskan untuk berhenti setelah baru 2 hari mulai kuliah. Hanya 2 hari.

Setelah berhenti dari program PhD nya, ia bersama dengan kakak nya Kimbal Musk membangun Zip2, sebuah perusahaan yang berfokus pada pemasaran konten pada suatu kota (city guide) untuk surat kabar yang kemudian dibeli oleh Compaq seharga $300 juta.

Meskipun jatuh bangun, ia tidak pernah menyerah. Ia tetap bekerja keras. Ia bekerja 100 jam dalam seminggu. Berkat kerja keras, ambisi, semangat pantang menyerah dan didukung oleh pribadi yang ingin terus belajar, ia telah berhasil menjadi tokoh teknologi yang terkenal di Sillicon Valley. Deretan perusahaan yang dibangun nya seperti PayPal, SpaceX, Tesla, OpenAI hingga SolarCity juga telah menorehkan kesuksesan besar.

Buku ini menarik. Ashlee Vance menceritakan kisah hidup Elon Musk dengan rinci dan kompleks. Buku ini mendefinisikan Elon sebagai individu yang pekerja keras, berambisi tinggi dan pantang menyerah. Hal itu terbukti setelah oleh semangat nya yang tetap menyala setelah gagal 6 kali berturut-turut atas usaha nya meluncurkan roket ke Mars.

Yang menjadi kekurangan dari buku ini menurut saya pribadi adalah penggunaan kosakatanya. Walaupun buku ini menarik, namun terdapat banyak kosakata yang rumit dan jarang kita dengar, sehingga terkadang saya tidak dapat menangkap sepenuhnya arti dari sebuah kalimat dalam buku ini.

Untuk merangkum perjalanan hidup serta kegagalan-kegagalan yang telah dialami nya, saya sudah menyiapkan resume of failures Elon Musk oleh KickResume.

Jika dilihat dari resume of failures Elon Musk diatas, perjalanan nya tidaklah mudah hingga bisa menjadi Elon yang sekarang ini. Ia sudah melewati banyak kegagalan dalam hidup. Namun, satu hal yang dapat kita pelajari bahwa, pria ini tidak pernah menyerah. Dalam beberapa wawancara yang ia lakukan, ia juga sering menyatakan bahwa ia tidak pernah menyerah. Hal itu membuat ia terus maju dan menjadikannya salah satu sosok iron man di planet ini. Pria ini layak disandingkan dengan nama-nama besar seperti Bill Gates dan Steve Jobs.

Persistence is very important. You should not give up unless you are forced to give up – Elon Musk

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *